3 desember

Gosip: Foto Seksi Telanjang Dada Amrit Punjabi, Anak Raam Punjabi Yang Muda, Tampan dan Sukses

Foto Seksi Telanjang Dada Amrit Punjabi, Anak Raam Punjabi Yang Muda, Tampan dan Sukses

Di industri hiburan tanah air, semua orang pasti tahu kalau Raam Punjabi adalah seorang pionir. Dialah yang menggagas produksi sinetron ketika negeri ini baru memiliki satu stasiun televisi swasta. Ia juga yang menggagas sinetron harian (stripping) selama Ramadhan, saat rumah produksi lain berkutat pada produksi mingguan. Ia juga yang membuka bioskop Kartika Chandra di Gatot Subroto Jakarta, dan berpikir bahwa bioskop jangan lagi hanya mengandalkan satu layar. Konsep multipleks pun kemudian diperkenalkan.

Nama yang sama juga berani membuka bioskop kelas Diamond (premium) di MPX Grande Pasaraya Jakarta. Bioskop dengan jumlah kursi sedikit untuk menajamkan kesan nyaman sekaligus eksklusif. Ide ini pun diikuti kompetitor. Jaringan bioskop tetangga ramai-ramai memfiturkan kelas The Premiere, Satin, Gold, Dining Cinema, dan Velvet. Raam melihat apa yang tidak dilihat produser lain. Itulah gambaran seorang Raam Punjabi.

“Maka ketika Anda bertanya, bagaimana rasanya punya ayah Raam Punjabi? Saya jawab: beban banget! Orang sering berkata: ‘Oh! Anaknya Pak Raam, ya? Wah, nanti jadi produser hebat juga, dong?’ Padahal cita-cita saya dulu ingin jadi horseback rider (joki). Memasuki SMP, ingin jadi pemain bola. Ketika SMP pula, saya mengenal seni teater. Kecintaan kepada seni pertunjukan dan hal-hal di belakang layar mulai terbangun,” kata Amrit Punjabi, putra kedua Raam Punjabi bos MVP Pictures yang lulusan S-1 Media Production American Intercontinental University itu.

Ketika pulang ke Indonesia pada tahun 2010, Amrit Punjabi membuat gebrakan dengan memproduksi film ‘Hattrick‘. Karya Robert Ronny ini dibintangi oleh Lukman Sardi, Denny Sumargo dan Dion Wiyoko. Meski pasar menanggapi dingin, Amrit tidak menyerah. Ia konsisten di lingkungan film. Raam menerbangkan putranya ke Vietnam untuk meretas jaringan bioskop di kawasan Asia Tenggara.

Inovasi tampaknya menjadi nama tengah MVP Pictures. Setidaknya, ini terlihat dari gaya rumah produksi ini dalam membuka gerai bioskop. Ketika jaringan bioskop lain melirik ibu kota negara dan ibu kota provinsi, MVP Pictures menyusuri jalan lain. Menyusup ke kota-kota kecil.

“Menjangkau kota kecil yang belum memiliki sarana hiburan. Menjadikan bioskop sarana hiburan yang mudah dijangkau seluruh lapisan masyarakat tanpa harus memangkas kualitas pelayanan,” jelas Amrit.

Jaringan bioskop Platinum pun menyapa Sidoarjo, Magelang, Cibinong, dan Sukoharjo. Ada kisah menarik dari Sukoharjo. Di sana, Platinum membuka lima studio dengan tata suara Dolby Digital, kursi empuk, dan desain interior yang sejuk. Harga tiket? Lima belas ribu rupiah. Itu sudah termasuk satu botol minuman bersoda gratis! Inovasi ini membuat bioskop lain yang berada persis di sebelah Platinum mau tak mau menurunkan harga dari 25 ribu ke 15 ribu.

Bioskop-bioskop di Solo yang semula melego tiket 35 ribu rupiah (Senin sampai Jumat) menyusutkannya menjadi 25 ribu. The Premiere yang semula 50 ribu, menjadi Rp 40 ribu. Tak berhenti sampai di situ, MVP mengembangkan sayap bisnis bioskop ke Vietnam, Kamboja, Laos, Timor Leste, dan kini menjajaki kemungkinan Myanmar. Di Vietnam, Platinum menjadi jaringan bioskop terbesar kedua.

“Apa saya ingin menjadi Pak Raam? Tidak. Saya ingin menjadi diri sendiri. Kalau menjadi Pak Raam, artinya saya tidak improve. Ia sudah banyak berinovasi. Apa saya mau mengikuti jejaknya atau membuat jejak sendiri dengan menambahkan ide-ide baru dalam bisnis? Saya ingin menjadi orang yang bisa membuat jejak sendiri dan menambahkan inovasi dalam jejak-jejak itu,” pungkas Amrit Punjabi.

(detikforum)

[…]

Tonton Video

https://www.youtube.com/watch?v=zIXHv2GRP_o

http://www.youtube.com/watch?v=iD4kPrYeN_0

Sumber : http://jmtcreations.blogspot.com/2014/11/gosip-foto-seksi-telanjang-dada-amrit.html

Gosip: Foto Seksi Telanjang Dada Amrit Punjabi, Anak Raam Punjabi Yang Muda, Tampan dan Sukses | Elida Hafni | 4.5 | 91 x diLihat