Tips-tips dasar merawat Vespa dengan mudah

Apakah merawat vespa sulit ?

Bagaimana cara merawat vespa /skuter tua agar tetap bagus performanya?

Ya normal aja jangan sampai telat ganti oli mesin

Apa saja tips-tips dasar untuk merawat vespa (2 tak)?

Sebenarnya sama seperti merawat motor 2-tak yang lain.

Tips-tips dasar merawat vespa 2 tak :

  1. Merawat karburator.

Sebagian besar permasalahan Vespa mogok biasanya terdapat pada karburator. Karbu banjir, saluran idle-main jet tersumbat, udara kotor, ada kebocoran udara dan sebagainya.

Sebisa mungkin untuk membersihkan karburator secara rutin apalagi jika vespa digunakan setiap hari. Bisa diestimasi kapan waktu yang tepat untuk pembersihan berdasarkan intensitas pemakaian dan kondisi jalanan. Saya biasanya membersihkan setiap 2 bulan sekali karena jalan berdebu dan berpasir.

Gunakan pembersih khusus karburator yang berbentuk kaleng, karena memiliki semprotan bertekanan tinggi sehingga bisa membersihkan lubang-lubang kecil yang sulit dijangkau, mengingat jalur main jet stack dan idlje jet saling tumpang tindih untuk tipe karburator SI (Delorto atau Spaco).

Posisi karburator yang bersebelahan dengan roda belakang membuatnya sangat riskan kotor dan tersumbat, apalagi jika karet-karet penutup lubang di bak karburator tidak terpasang.

Namun, perlu diketahui bahwa udara yang diambil adalah udara yang berada di dalam bagian tangki tepatnya di bawah jok penumpang, bagian ini tertutup dan hanya ada lubang di bawah jok sehingga udara yang diambil sebenarnya lebih bersih, terhindar dari pengaruh kotoran yang terhempas dari roda belakang. Akan percuma jika karet-karet penutup lubang bak karburator tidak terpasang.

  1. Pilih busi yang tepat.

Banyak bertebaran busi-busi yang berlabel “vespa” padahal kenyataannya tidak cocok sehingga pembakaran tidak sempurna.

Pilih busi yang heat-range nya sesuai dengan kondisi mesin dan lingkungan anda. Busi terlalu panas (too hot heat range) bisa menyebabkan detonasi bahkan overheat. Busi terlalu dingin (too cold heat range) beresiko mengacaukan pengapian karena bagian elektroda tertutup deposit karbon.

Beberapa merek busi seperti NGK mencamtumkan informasi berupa kode pada businya sebagai informasi termasuk heat range mana. Saya pakai NGK B6HS untuk jarak dekat-menengah dan B7HS untuk jarak sangat jauh.

  1. Jangan asal mencampur oli samping tanpa ditakar.

Khusus bagi yang belum ada tanki oli samping. Selalu takar oli samping dengan perbandingan 1:50 (2%), artinya 20 ml oli samping setiap 1 liter bahan bakar.

Kebanyakan oli samping bisa beresiko pembakaran tidak sempurna, knalpot ngebul dan boros duit.

Kalau ingin mengantisipasi supaya piston tidak macet saat digeber terus-menerus, solusinya jangan dibanyakin olsam, cukup dibuat agak rich saja pada bagian main jet atau mixture screw.

  1. Kencangkan mur-mur pakai kunci torsi.

Kunci torsi sangat berguna untuk mengencangkan mur atau baut sesuai spesifikasi dari pabrikan, sehingga terhindar dari terlalu kencang yang mengakibatkan pada kerusakan komponen baut, mur, atau komponen lain.

Ini sangat penting apalagi untuk mengencangkan mur dan baut pada bagian mesin khususnya head cylinder. Mengencangkan mur head pakai kunci torsi akan membuat tekanan mur sama dan merata sehingga celah akan tertutup sempurna, menghindari kompresi bocor, dan menghindari head menjadi sedikit bengkok di kemudian hari.

  1. Perawatan lain.

Setelah pemakaian 4000 km, lakukan :

  • bersihkan saringan udara karburator
  • bersihkan bagian dalam knalpot
  • bersihkan deposit karbon pada bagian kepada piston dan kepada silinder
  • bersihkan busi dan atur kembali kerapatan celahnya

Setelah 8000 km, lakukan :

  • ganti oli gear box
  • lumasi bagian kabel atau selongsong kabel rem, kopling, perseneling, dan gas
  • lumasi felt pad (sapu rotor kalau kata orang) atau rotor magnet jika masih pakai platina
  • bersihkan platina dan atur kembali kerapatan celah dan juga derajat pengapian6.
  • Ganti komponen yang memang perlu diganti.

Jangan mengira komponen tersebut masih layak pakai walau keadannya rusak, ganti sedini mungkin agar berkendara menjadi nyaman dan selamat.

  1. Lengkapi komponen kecil yang tidak lengkap.

Lengkapi bagian yang hilang seperti ring per, ring plat, ring stik gas, kleman stik gas, pengunci kabel choke, karet-karet, dan sebagainya.

Komponen sepele tapi sangat penting.

Masih banyak lagi tips-tipsnya, sebenarnya sudah dirangkum pada buku manual setiap seri Vespa.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *